Laskar89 adalah kelompok Islam kontroversial di Indonesia yang telah menuai pujian dan kritik atas ideologi dan dampaknya terhadap masyarakat Indonesia. Didirikan pada tahun 1989 oleh Muhammad Rizieq Shihab, Laskar89 telah terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk dakwah, program kesejahteraan sosial, dan aktivisme politik.
Ideologi kelompok ini berakar pada prinsip-prinsip Islam konservatif, yang menganjurkan penerapan hukum Syariah di Indonesia dan mempromosikan cara hidup yang lebih Islami. Laskar89 meyakini menjunjung tinggi nilai-nilai Islam tradisional dan menentang apa yang mereka anggap sebagai pengaruh Barat yang mengancam tatanan moral masyarakat.
Salah satu dampak utama Laskar89 terhadap masyarakat Indonesia adalah perannya dalam membentuk wacana publik tentang Islam dan politik. Kelompok ini vokal dalam mengkritik pemerintah Indonesia dan menyerukan pembentukan negara Islam. Hal ini menimbulkan ketegangan dengan pemerintah dan kelompok agama lain, karena pandangan radikal Laskar89 dipandang sebagai ancaman terhadap identitas sekuler Indonesia.
Meskipun pendiriannya kontroversial, Laskar89 juga dipuji atas program kesejahteraan sosialnya, termasuk memberikan bantuan kepada masyarakat miskin dan menyelenggarakan acara-acara komunitas. Kegiatan amal yang dilakukan kelompok ini telah membantu meningkatkan taraf hidup banyak masyarakat Indonesia, terutama mereka yang membutuhkan.
Namun, para kritikus berpendapat bahwa ideologi konservatif Laskar89 dapat memecah belah dan eksklusif, mendorong intoleransi dan diskriminasi terhadap agama dan etnis minoritas. Kelompok ini dituduh menghasut kekerasan terhadap non-Muslim dan dikaitkan dengan beberapa insiden penganiayaan agama.
Dalam beberapa tahun terakhir, Laskar89 menghadapi peningkatan pengawasan dari pemerintah Indonesia, yang telah menindak aktivitas kelompok tersebut dan menangkap para pemimpinnya dengan tuduhan menghasut kebencian dan menyebarkan ideologi ekstremis. Hal ini menyebabkan menurunnya pengaruh kelompok ini, karena banyak masyarakat Indonesia yang menjadi waspada terhadap pandangan radikal dan taktik memecah belah mereka.
Secara keseluruhan, Laskar89 masih menjadi kekuatan kontroversial dan terpolarisasi dalam masyarakat Indonesia, dan dampaknya terhadap lanskap sosial dan politik negara terus menjadi topik perdebatan. Meskipun kegiatan amal kelompok ini telah memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia, ideologi radikal dan taktik memecah belah mereka juga telah memicu kekhawatiran mengenai masa depan toleransi beragama dan pluralisme di negara ini. Ketika Indonesia terus bergulat dengan tantangan-tantangan ini, masih harus dilihat bagaimana Laskar89 akan berkembang dan apa dampak jangka panjangnya terhadap negara ini.